Cerita Sex Berhubungan Intim Dengan Mantan Kekasih Yang Saling Mencintai Dan Mendapat Kepuasan
Hari itu saya seperti umumnya membersihkan motor, ku basahi motor ku dengan sabun lantas ku gosok gosok sampai berbuih, sesudah berbuih saya basuh dengan air hingga bersih, belum saya keringkan dengan kanebo, eh tiba2 ada suara sms dari ponsel ku, ku saksikan ponselku lantas kubaca pesan singkat yang terkirim dari nomor yang tidak ada di memory di ponsel ku, aku pikir ini nomor siapa ? lantas kubaca isi sms nya yakni “Hai ,Apa kabarnya sayang ?” Kupikir salah ikat saya biarkan saja.

Cersex Keluarga – Malam dingin dan sedikit rintik2 hujan tetapi saya tetap bawa motor ku ke jalan untuk jemput istriku pulang dari kerja,mahfum malam itulah lembur menjadi ia pulang tidak seperti umumnya. Selekasnya ku ambil gas tuk melesat kan motor ku.
Datang pada tempat kerja istriku saya nanti dulu sampai keluar tempat kerja istriku itu, saya nantikan sekalian mainkan ponsel ku lantas saya di kejutkan kembali oleh sms yang ada di monitor ponselku, ku membuka kembali sms itu dan ku baca “Say,kok tidak di balas sms saya sih ,mengapa dah lupa ya ma saya? ”
aku juga membalasnya sms itu karena kupikir ia salah ikat sampai 2x saya jawab “Maaf mungkin anda salah ikat ! ” “Saya shinta sisa kekasih mu dahulu !”
Saya benar-benar kaget dengan balesan sms barusan, ternyata dari shinta sisa kekasihku dahulu, tetapi ia ada perlu apa kok saat ini ia sempat2nya sms saya sesudah sepanjang dua tahun lost kontak
Sesudah ia tinggalkan diriku dua tahun lalu karena married dengan cowo lainnya, hatiku sebelumnya sempat broken, tetapi saya masih tetap terima keputusan nya karena shinta mengikuti apa yang di perintah kan oleh orang tuanya karena mereka memasangkan sama pria opsi mereka (ortu).
Aku segera telephone saja ia, “Shinta, bagaimana berita kamu ?” Shinta: “aku bagus saja ?”.selekasnya kuhentikan telephone ku “Shinta, kelak kembali yah saya telephone” karena saya menyaksikan istriku telah keluar kerjanya dan memulai jalan dekati saya.
“Telephone dari siapa a ? ” tutur istriku ” Oh ,itu dari rekan lama ” tetapi saya tidak katakan dari shinta karena istriku tentu geram kalau itu telpon dari Shinta sisa kekasihku dahulu.
Pagi hari nya aku juga pergi ke arah tempat tugas ku seperti umumnya, setelah tiba pada tempat kerja aku juga langsung lakukan tugas ku sebagaimana umumnya.
Jam memberikan angka 12 itu maknanya saya mulai istirahat sesudah pergi makan keluar saya diam diri sekalian pikirkan berkenaan peristiwa tempo hari malam saat saya di sms ma Shinta, saya berpikiran mengapa ia menghubungiku kembali walau sebenarnya ia telah memiliki keluarga dan punyai anak.
Ponsel ku juga mengeluarkan bunyi lagi dan saat ku angkat ada seorang wanita berbicara “Halo,selamat siang sayang ?” dan aku juga menjawab “Siang” oh ternyata sang shinta kembali.Kami juga mengobrol ngalor ngidul berkenaan jalinan kita di masa silam,aku juga kenang kembali lagi masa2 cantik saya dahulu dengannya ,Tetapi ah telah lah itu cuma masa silam saja.tidak akan terulang lagi balik lagi juga kita berdua telah mempunyai kehidupan masing2.
“Deni, Kamu masih sayang tidak dengan aku?” kata shinta. Saya juga kaget mengapa ia dapat sampai dapat bicara semacam itu. “Saya masih sayang sekali ma kamu ,tetapi kita kan telah berlainan sekarang ini” saya jawab. lantas ia berbicara “Den, kalau kamu masih sayang ma saya ,saya ingin berjumpa ma kamu kembali tetapi tanpa setahu istri kamu,saya cuma ingin sharing saja ma kamu berkenaan rumah tangga saya” Saya tidak dapat menampik karena ia meminta kepadaku dan janji cuman satu ini kali saja.
Aku juga mengiyakannya dan siap untuk berjumpa kembali dengan nya.
Singkat kata aku juga menanti pada tempat yang sudah di setujui yakni pada tempat biasa restaurant tempat berlangganan kami dulu , lantas saya menyaksikan seorang wanita yang mulai dekati tempat saya.Saya saksikan dari jarak dekat dan rupanya Shinta.Saya lihat muka ia makin elok saja gumamku dan kusaksikan badannya demikian sintal dengan payudara yang menurut saya sih besar bila dibandingkan dengan milik istriku.
Saya bergumam kembali seandainya kami dahulu menjadi menikah tentu saya benar-benar suka.
“Hai,melamun saja,!” Shinta berbicara kepadaku memecahkan kesunyian saya.
“Shin,kamu makin cakep saja sejak saya di tinggal ma kamu” saya memikatnya dan ia juga kelihatan suka.
“Oh iya da apa kamu ingin mau bertemu ma saya kembali?”
“Mengapa jangan yah,ya sudah saya pulang kembali nich”
“Tidak saya bergurau saja kok” tutur ku
“Saya tidak berbahagia Den”
“mengapa kamu tidak berbahagia terus katakan ma saya?””Sekalian saya melahap makanan
“Saya tidak berbahagia dengan suami saya saat ini saya ingin memperoleh kebahagian kembali ma kamu den”. Ucapnya sejak dahulu Shinta masih sayang dengan aku
Saya dengarkan semua uneg2 di pikiran ia sepanjang ia jalani kehidupan rumah tangga ia. Saya ikut bersedih saja dengar nya.Sejauh ini ia menanggung derita karena suami nya serong dengan rekan sepekerjaan nya.shinta menceritakan ma saya.
Shinta ketahui nya karena membaca sms2 ponsel suaminya. Pucuk nya yakni saat ada sms dari selingkuhan suami ia yang isi nya yakni “Yang malam hari ini kita bertemu di hotel Preanger saja yah saya nantikan di loby jam 20.00 wib.”
Lantas shinta juga pergi ke arah tempat itu dan menyaksikan dengan mata kepala sendiri,menyaksikan suami nya berjumpa dengan rekan ceweknya itu,lantas mereka berdua masuk ke kamar.”Semacam itu lah Say tingkah laku suami saya” shinta berbicara sekalian menitikan air mata. Saya katakan kok punyai istri elok (shinta) masih bisa2 nya serong. Saya segera menyeka air matanya dengan sapu tangan.
Ternyata perbincangan kami berdua tidak berasa dan saya saksikan saat ini telah jam 22.00 wib.
“Shin,saya antara kamu pulang yah”
“Jangan ,saya tidak ingin pulang ?”
“terus bagaimana anak kamu ,kan kasihan ia di tinggal ma kamu”
“anak ku telah saya titipin sama neneknya,saya dasarnya tidak ingin pulang ?”
“trus kamu ingin ke mana malam hari ini?”
“ke mana saja yang terpenting tidak pulang kerumah suami saya”
Aku juga kebingungan karena kalau dibawa kerumah ku tentunya istriku geram.
“malam hari ini saya titipin kamu pada tempat rekan ku saja yah,kebenaran rumah nya sekarang ini kembali di kosong karena rekan ku sedang keluar kota?”
“Ok”
Pada akhirnya kami sampai di dalam rumah rekan ku itu, saya menelepon dahulu ma rekan ku ingin pinjam rumah nya sepanjang ia di luar kota untuk di tempati sama shinta.ternyata rekan ku akan pulang sebulan kembali.
Aku juga masuk ke rumah kusaksikan cukup sedikit amburadul dan saya bersihkan nya mahfum rumah orang bujangan semacam ini saya katakan.
Sesudah semua rapi saya duduk di atas sofa dan shinta juga dekati saya dan katakan kembali
“Den,saya sayang sekali dengan kamu”
“aku juga sayang ma kamu ” ujarku.
Karena mungkin kondisi dan situasi kami waktu itu benar-benar memberikan dukungan karena itu terjadi kejadian yang semestinya jangan terjadi.
Saya melihat ke-2 bola mata nya cukup lama lantas saya berbicara saya sayang kamu.
Saya mulai merengkuh nya kuat dan memulai ku ciumi bibirnya yang merah itu,hatiku waktu itu benar-benar berdebar-debar dan kesan nya benar-benar sangat nikmat karena mungkin saya telah lama tidak berciuman ma ia.
Sekalian berciuman saya meraba2 payudaranya dan saya perlahan-lahan buka kancing pakaiannya satu-satu pada akhirnya shinta cuma berbalutkan bra dan cd.saya saksikan warna nya pink dan ada renda2 disisi2nya. saya makin melotot saja saat shita melepaskan cd dan bra nya.
kuciumi bibirnya lantas keleher nya “oh..oh..oh..uh..uh..”tutur shinta karena ku saran jemari tengah ku ke lubang nikmat kepunyaannya.
sesudah cukup basah lubang enaknya aku juga minta shinta untuk buka semua pakaian ku dan mengulum burungku.
ia juga ingin.
“Ooooh..oh…..uhhhh….ohh terus shin..sepongan kamu begitu nikmat”
kami juga lakukan posisi 69 dan kita sama-sama menjilat kepuasan2 kami.
“oh..ooh..oooh… uh..uhh..haaaah….ouh. …” cuma suara itu yang kudengar dari mulut shinta dan saya.
“Shin,telah yah saya masukkan saja saat ini”
“Iya sayang masukkan saja”
Aku juga mengubah posisi dan saat ini kita berhadapap2an saya mulai memasukkan burungku ke lubang nikmat shinta. “Sleb..sleb..sleb..” cukup sedikit sulit memasukkan nya,tetapi karena perjuangan aku juga dapat tembus ke lubang nikmat shinta.
kurasakan nikmat yang tidak ada tara saat burung ku bersinggungan dengan dinding2 lubang nikmat shinta.”Ouhhhhhhh…..ohh..ohhh..ohhhh”
Saya menyaksikan shinta juga benar-benar nikmati gesekan2 tersebut.
Lama2 saya percepat tempo keluar masuknya burungku itu dan saya berbicara ma shinta”Sayang saya ingin keluar saat ini nich”
“iya sayang saya ingin keluas bentar kembali” katanya
“oh….ooh….oooh…. ohhhohhh..ohh”
Shinta juga makin kuat saja dan aku juga makin cepat penetratifnya”
Sampai saya keluarkan semua tenaga ku yang masih ada dan kami juga mendapatkan orgasme bersamaan
“oh..ooh..oooh..oh..ohh..ouh..uh..uh.uhh. ooooooh……. ……ooohhhhh”
Aku juga terkulai di atas badan shinta dan shinta juga keduanya sama rileksasi.
“Sayang sangat nikmat bercinta denganmu sandai kamu ialah suami saya”
“s`yang saya rasakan nikmat yang sulit untukku ungkap”











